3 Cerita Anak Islami yang Dapat Mom Bacakan buat Sang Kecil

Mendongeng ialah salah satu metode untuk Mom serta Dad buat menguatkan bonding serta menolong anak supaya dapat tidur lebih nyenyak. Sebagian orang tua sering membacakan cerita dongeng anak islami, cerita tentang kehidupan fauna, cerita rakyat serta lain sebagainya.

Banyak riset mengatakan jika dongeng tidak cuma dapat menolong anak buat tidur lebih nyenyak. Anak yang terbiasa mendengar dongeng pula dapat menolong dalam pertumbuhan otak anak.

Bagi suatu riset tahun 2015 yang diterbitkan dalam Journal of Pediatrics, kanak- kanak yang lebih kerap dibacakan dongeng oleh ibu dan bapaknya menampilkan kegiatan otak yang lebih lingkungan.

“ Riset saraf menampilkan kalau, mendongeng buat anak bisa tingkatkan keahlian logikanya. Tidak cuma itu, mendongeng buat anak pula bisa membantunya memahami bahasa lebih kilat,” kata Gram. Reid Lyon, Ph. D, kepala pertumbuhan serta sikap anak dari the National Institute of Child Health and Human Development di Bethesda, MD, Amerika Serikat.

Berikut 3 cerita anak Islami saat sebelum tidur yang dapat Mom bacakan buat sang kecil.

Dongeng anak Islami#1: Ibrahim serta api shofikids

Nabi Ibrahim merupakan nabi yang dilahirkan di tengah- tengah warga jahiliah yang musyrik.

Di era itu, Raja Namrud( negara tempat Ibrahim tinggal) menghasilkan peraturan buat menewaskan tiap balita pria yang baru lahir. Walhasil, semenjak kecil Nabi Ibrahim sudah diasingkan oleh ibu dan bapaknya ke hutan.

Bersamaan berjalannya waktu, Nabi Ibrahim yang pintar telah mengerti kalau berhala tidaklah Tuhan yang wajib disembah. Nabi Ibrahim juga memutuskan buat menghancurkan seluruh berhala yang terdapat di daerah Namrud.

Mengenali berhalanya rusak, Raja Namrud geram serta memerintahkan para tentaranya buat menghukum Nabi Ibrahim dengan metode terbakar hidup- hidup.

Kala Nabi Ibrahim dilempar ke dalam kobaran api, dia mengatakan,“ Allah( Sendiri) telah lumayan untuk kami, serta, Ia merupakan yang terbaik dalam seluruh urusan.”

Kesimpulannya api yang berkobar itu padam, serta Nabi Ibrahim berjalan keluar dari puing- puing pembakaran tanpa cedera sedikit juga.

Cerita Nabi Ibrahim serta api di atas dapat menginspirasi sang kecil buat melawan rasa khawatir. Saat ini, tiap kali sang kecil merasa khawatir, ayo, ingatkan mereka buat berkata HasbunAllah semacam Ibrahim, Mom.

Dongeng anak Islami#2: Kebaikan yang dihadiahi mutiara indah

Alkisah, hiduplah 4 orang anak bersama bapak mereka yang lagi sakit. Faiz, si anak bungsu senantiasa menjaga Bapak mereka yang lagi sakit tersebut dengan tulus serta ikhlas. Sedangkan 3 anak yang lain tidak ingin menjaga si Bapak.

Sesuatu kala, si Bapak wafat, serta Faiz juga begitu pilu. Dikala Faiz lagi bersedih, ketiga kerabat Faiz mengambil seluruh harta peninggalan Bapaknya serta berangkat meninggalkan Faiz seseorang diri.

Sebagian tahun, Faiz bermimpi berjumpa dengan Bapaknya, di dalam mimpi, si Bapak menyuruhnya buat berangkat ke sesuatu tempat buat mengambil duit sebanyak seratus Dinar.

Faiz juga cuma mengabaikan mimpi tersebut. Tetapi anehnya, Faiz terus memimpikan perihal yang sama sepanjang 3 hari berturut- turut.

Sebab terus memimpikan perihal yang sama, kesimpulannya Faiz berangkat ke tempat yang disebutkan oleh si Bapak. Sesampainya di tempat, dia betul- betul menciptakan duit seratus Dinar tersebut, tetapi dia cuma mengambil satu dinar saja, sebab dia merasa tidak memerlukan duit sebanyak itu.

Dengan suka cita, Faiz juga berangkat ke pasar buat membeli 2 ekor ikan. Sesampai di rumah, istrinya lekas mensterilkan ikan- ikan itu.

Betapa terkejutnya istri Faiz dikala membelah perut ikan tersebut sebab dia menciptakan 2 buah mutiara yang sangat indah di dunia.

Dari cerita di atas, Mom dapat mengantarkan kepada sang kecil kalau tiap perbuatan baik hendak bertuah baik pula.

Dongeng anak Islami#3: Cerita persahabatan sebab Allah

Pada sesuatu hari, terdapat si pengembara berangkat buat mendatangi saudaranya di perkampungan yang sangat jauh. Pengembara tersebut wajib melewati bukit serta gunung buat hingga ke perkampungan tersebut.

Di ekspedisi, dia berjumpa dengan malaikat berwujud manusia yang ingin menemaninya sepanjang ekspedisi.

Sesampainya si pengembara di perkampungan, malaikat yang berwujud manusia itu bertanya kepada sang pengembara,“ Kenapa kau ingin berangkat sepanjang ini buat menemui saudaramu, apakah dia berhutang padamu?”

Si pengembara juga menanggapi,“ Tidak, saya mengunjunginya bukan buat menagih hutang, Saya mengunjunginya sebab saya menyayanginya.”

Mendengar jawaban si pengembara, malaikat juga menanggapi,“ Saya merupakan malaikat Allah yang diperintahkan buat menemanimu dalam ekspedisi, sangat Allah mencintaimu, sebab kalian mencintai saudaramu.”

Dari cerita di atas, Mom dapat mengantarkan pada sang kecil kalau Allah sangat menyayangi orang- orang yang ingin melindungi silaturahmi.