Tata Metode Aqiqah Bagi Islam Berserta Doa Menyembelih

Lahirnya si buah hati pastinya jadi suatu anugerah serta kebahagian untuk orang tua. Rasa syukurpun tidak kurang ingat dipanjatkan kepada Allah atas hadirnya si buah hati dengan kondisi sehat. Banyak sekali metode mengatakan rasa syukur kepada Allah.

Dalam Islam mengatakan rasa syukur atas kedatangan si buah hati umumnya diucap aqiqah. Ibadah aqiqah dicoba dengan metode menyembelih fauna ternak kemudian dibagikan kepada saudara serta orang sebelah.

Secara bahasa, aqiqah berarti memotong( bahasa arab: angkatan laut(AL) qat’ u). Sebaliknya bagi sebutan, aqiqah ialah proses pemotongan hewan sembelihan pada hari ke 7 sehabis Aqiqah Jakarta timur balita dilahirkan bagaikan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Hewan yang digunakan buat aqiqah umumnya hewan ternak semacam kambing.

Aqiqah bisa dicoba di hari ke- 7, ke- 14, ataupun ke- 21 sehabis kelahiran sang balita. Buat anak pria diwajibkan memotong 2 ekor kambing, sebaliknya anak wanita satu ekor kambing.

Berikut tata metode aqiqah bagi Islam yang sudah Liputan6. com rangkum dari bermacam sumber Senin( 21/ 1/ 2019).

Tata Metode Aqiqah Bagi Islam

1. Tata metode aqiqah waktu yang dianjurkanRasulullah bersabda:

“ Seluruh anak balita tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan( kambing), diberi nama serta dicukur rambutnya.”

Bagi sabda tersebut hingga para ulama sudah setuju kalau waktu aqiqah yang sangat utama merupakan hari ke- 7 dari dini kelahirannya. Apalagi bila berhalangan kamu senantiasa bisa melaksanakannya sampai hari ke- 14 ataupun ke- 21.

Serta bila seseorang muslim dalam keadaan ekonomi yang tidak membolehkan, hingga terlepaslah kewajiban melaksanakan aqiqah ini. Tidak hendak berdosa seseorang muslim bila meninggalkan ibadah ini, kecuali bila dia memanglah tidak sanggup.

Apalagi komentar yang berkata aqiqah dapat dilaksanakan dikala hari ke- 14 ataupun ke- 21 juga masih rendah, yang jelas Rasulullah SAW mengajurkan kita supaya menyegerakan ibadah aqiqah dikala hari ke- 7 supaya amalan kita lekas diterima Allah SWT.

2. Ketentuan Yang Wajib Dipadati Dalam Memilah Hewan Aqiqah

​Dalam tata metode aqiqah bagi islam, hewan yang jadi ketentuan buat sembelih aqiqah merupakan hewan yang mempunyai kriteria sama dengan hewan qurban. Sangat diajarkan buat memilah hewan kurban berjenis domba putih serta sehat. Usia dari hewan ini minimun½ tahun.

3.​Pembagian Daging Hewan Aqiqah

Dalam tata metode aqiqah bagi islam, memberikan daging aqiqah berbeda halnya dengan qurban. Dalam aqiqah, kalian wajib memberikan daging yang telah disembelih tadi dalam keadaan telah masak.

Hadits Aisyah r. a:

“ Sunnahnya 2 ekor kambing buat anak pria serta satu ekor kambing buat anak wanita. Dia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Kemudian dimakan( oleh keluarganya), serta disedekahkan pada hari ketujuh”.( HR al- Bayhaqi)”

Dalam keadaan semacam ini, kalian serta keluarga disunnahkan pula buat komsumsi daging aqiqah. Sebaliknya daging sepertiganya, dihadiahkan kepada orang sebelah serta fakir miskin.

Semacam firman Allah SWT, dalam Q. S. Al- Insan( 8):

“ Mereka berikan makan orang miskin, anak yatim, serta tawanan, dengan perasaan bahagia”.

4.​Pemberian Nama Anak Dikala Aqiqah

Dalam tata metode aqiqah bagi islam dikala menyelenggarakan aqiqah, kalian disunnahkan pula buat melaksanakan cukur rambut serta membagikan nama baik kepada anak yang baru lahir. Membagikan nama baik kepada anak hendak mencerminkan gimana akhlak serta imannya nanti kepada Allah SWT.​

5.​Mencukur Rambut Dikala Aqiqah

Rasulullah pula sangat menyarankan supaya melaksanakan cukur rambut anak yang baru lahir pada hari ke- 7 nya. Dalam tata metode aqiqah bagi islam tidak terdapat hadits yang menarangkan kalau wajib mencukur rambut anak ataupun tidak, yang jelas pencukuran ini wajib dicoba secara menyeluruh.

6. Doa Dikala Menyembelih Hewan Aqiqah

​Bismillah, Allahumma taqobbal min muhammadin, wa aali muhammadin, wa min ummati muhammadin.