Sang Kecil Merintih Sakit Perut, Cermati Penyakit GERD

Waktu Sang Kecil merintih sakit pada perutnya, karena itu hal pertama yang kemungkinan tampil di pikiran beberapa orang-tua ialah tanda-tanda masuk angin atau diare. Tidak bingung, untuk meredakannya, beberapa orang-tua akan mengoles minyak telon atau minyak kayu putih ke perut anak.

Walau sebenarnya, keluh kesah sakit di perut pada anak kadang tidak cuma dikarenakan oleh dua situasi itu, tetapi bisa adalah tanda-tanda dari penyakit asam lambung. Oleh karena itu, ketahui penyakit asam lambung pada anak dan cara penangkalannya di bawah ini.

GERD pada anak, bukan sakit di perut biasa
Gastroesofageal refluks (GERD) atau yang dekat diketahui dengan arti penyakit asam lambung ialah satu situasi saat asam yang semestinya ada di lambung, naik ke esofagus (kerongkongan).

Setelah itu, cairan dari kerongkongan bisa naik ke sisi aliran pencernaan atau aliran pernafasan ke arah ruang belakang mulut. Situasi itu diketahui juga dengan regurgitasi atau gumoh.

Gumoh adalah situasi yang seringkali dirasakan oleh bayi sehat, serta bisa berlangsung sampai lebih dari pada 30 kali /hari. Satu riset memberikan laporan ada 50% bayi sehat umur 0-3 bulan alami regurgitasi minimum 1 kali /hari.

Angka insiden itu menyusut jadi 21% pada bayi sehat umur 4-6 bulan, serta cuma 5% pada umur 10-12 bulan. Sesaat, riset lain pada anak yang dilaksanakan di Amerika Serikat memperlihatkan kebiasaan keluh kesah semakin besar yang terkait dengan GERD sebesar 1,8-8,2%, sedang pada remaja sebesar 3-5%.

Bila saluran cairan balik itu berjalan seringkali dengan waktu yang semakin lama, karena itu masalah penting pada esofagus serta aliran pernafasan bisa berlangsung. Berikut yang diketahui untuk penyakit refluks gastroesofageal/gastroesophageal reflux disease (GERD).

Jika GERD pada anak tidak mendapatkan perlakuan yang pas, karena itu bisa memunculkan efek kompleksitas seperti berikut:

Striktur esofagus. Penyempitan lumen esofagus yang bisa mengakibatkan keluh kesah susah menelan;
Infeksi pada susunan kerongkongan;
Barret’s esofagus. Situasi kesehatan dimana sel yang melapisi kerongkongan rusak karena asam perut;
Adenokarsinoma esophagus (kanker esofagus).
Disamping itu, penyakit GERD pada anak dapat mengubah kualitas hidupnya.

Tanda-tanda GERD pada anak
Tanda-tanda refluks yang dirasakan oleh anak-anak bisa digolongkan berdasar umurnya. Pada umur balita, tanda-tanda penting yang seringkali dirasakan ialah muntah, susah untuk makan atau menyusu, serta berat tubuh yang susah makin bertambah.

Sedang, pada anak yang semakin besar, tanda-tanda penting yang dirasa, mencakup rasa asam atau rasa sensasi terbakar di seputar mulut serta dada, rasa ngilu pada perut, serta kesusahan menelan.

Kecuali pada aliran cerna, penyakit GERD dapat memunculkan tanda-tanda di aliran napas, seperti batuk berulang-ulang, asma, halitosis (berbau napas tidak enak), serta stridor (situasi abnormal dimana suara pernafasan bersuara tinggi yang dikarenakan oleh sumbatan di tenggorokan atau laring).

Keseluruhnya tanda-tanda itu tidak detil serta belum pasti bisa dibuat untuk langkah untuk menganalisis GERD. Masalahnya tanda-tanda abnormalitas obstruksi usus, abnormalitas saraf, serta infeksi seperti tanda-tanda GERD.

Peluang analisis penyakit yang lain bisa berlangsung jika anak Anda alami beberapa gejala seperti berikut:

Demam;
Muntah berwarna kehijauan;
Muntah proyektil (menyembur);
Distensi abdomen (perut gembung di luar ukuran normal);
Tanda-tanda skemaik yang terkait adanya abnormalitas situasi skema metabolisme badan.
Bagaimanakah cara menganalisis GERD pada anak?
Beberapa tehnik kontrol yang bisa dilaksanakan untuk menolong menganalisis GERD, salah satunya:

Barium kontras. Kontrol ini bermanfaat untuk hilangkan abnormalitas anatomi aliran cerna atas.
Endoskopi aliran cerna atas. Kontrol untuk tanda-tanda GERD yang berat atau mungkin tidak lebih baik dengan therapy trial obat penekan asam lambung semasa dua minggu.
pHmetri. Kontrol ini mempunyai tujuan untuk mengetahui frekwensi serta waktu paparan asam lambung pada dinding esofagus, tapi tidak selamanya terkait dengan mudah beratnya tanda-tanda yang dirasakan.
Therapy empirik. Kontrol yang dilaksanakan untuk tes diagnostik. Therapy obat penekan asam lambung bisa diberi semasa dua minggu.

Penyembuhan GERD pada anak
Penyembuhan GERD pada anak serta remaja dengan keluh kesah GERD mudah bisa dilaksanakan secara simpel, seperti perkembangan gaya hidup yang mencakup:

Turunkan berat tubuh pada anak obesitas.
Mengendalikan tempat tidur miring ke kiri atau mengganti tempat tidur, yakni badan anak semakin tinggi dari tempat kaki.
Jauhi konsumsi makanan yang bisa kurangi desakan pada otot sfingter esofagus bawah. Contohnya, makanan yang memiliki kandungan cafein, cokelat, serta mint.
Jauhi konsumsi makanan atau minuman yang berbentuk asam.
Jauhi konsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi.
Jauhi tempat berbaring atau celentang sesudah makan.
Bila tanda-tanda GERD tidak segera lebih baik, karena itu beberapa obat penekan asam lambung kemungkinan diberi semasa 4-8 minggu. Tetapi, pada pasien yang tidak bisa diatasi dengan beberapa obat asam lambung semasa dua minggu serta dibarengi pertanda serius, misalnya:

Kesusahan menelan;
Pengurangan berat tubuh;
Iritemesis atau muntah berulang-ulang.
Selekasnya tanyakan anak Anda ke dokter ahli gastrohepatologi anak untuk jalani endoskopi aliran cerna atas.

Sesaat, pada masalah balita yang gumoh tapi tidak alami GERD, umumnya dokter akan lakukan kontrol selanjutnya buat memperbedakan tanda-tanda atau sinyal bahaya analisis, misalnya:

Abnormalitas obstruksi (abnormalitas penyumbatan);
Abnormalitas skema saraf;
Peluang ada alergi protein susu sapi, kedelai, atau asap rokok.
Referensi ke dokter gastrohepatologi anak bisa dilaksanakan jika tanda-tanda penyakit tidak bisa lebih baik dengan beberapa obat penekan asam lambung semasa dua minggu, atau bayi berasa makin peka dan tidak alami peningkatan berat tubuh.

Kapan harus konsultasi sama dokter?
Bila balita atau anak Anda merintih seringkali sakit di perut serta tanda-tandanya benar-benar mengganggu, serta bisa membuat Sang Kecil rewel, seharusnya jangan diremehkan.

Jika anak Anda dapat melakukan komunikasi, tanyakanlah apakah yang dirasa serta selekasnya kontrol ke dokter ahli anak.

Lakukan mengantisipasi serta perlakuan yang pas dengan selekasnya bisa menahan balita serta anak terserang penyakit masalah pencernaan yang bisa mengubah kualitas hidup buah kesayangan Anda terkasih.